Skip to main content
Harum Setangkai Doa cover art

Harum Setangkai Doa

by Inteam

Album: Nasheeds

Duration: 5:09

Genre: nasheed, munshidYear: 2020Type: nasheedComposer: Syah Inteam

Story & Cultural Context

Released in late 2020, this track serves as a poignant musical prayer (doa) seeking comfort, strength, and divine blessings. The lyrics were penned by the renowned Malaysian lyricist Fedtri Yahya, offering hope during a time of global hardship.

← Browse
Harum Setangkai Doa

Harum Setangkai Doa

Nasheeds 5:09 2020
AI-Enriched85%
Instruments
percussionstringspianoacoustic guitar

Credits

ComposerSyah Inteam
LyricistFedtri Yahya
ProducerInteam Records
LabelInteam Records

Story & Cultural Context

Released in late 2020, this track serves as a poignant musical prayer (doa) seeking comfort, strength, and divine blessings. The lyrics were penned by the renowned Malaysian lyricist Fedtri Yahya,…

Titles in Other Languages

EnglishThe Fragrance of a Prayer

Lyrics

Zaman come back to Allah. Sekarang mau pikir macam mana mau cara come back cepat punya balik pada Allah. Mau rehat sana surga sana. 

Sebak menyusuri perjalanan duka, sepi bertemu jadi teman bisu paling setia. Derap kenangan yang diukir bersama mewangi di laman persaudaraan kita. Sungguh di batasi alam yang berbeza, angin bertasbih di antara nisan di pusara. Takdir dan ketentuan pun berbicara, memisahkan, mengasingkan jasad dan nyawa. Tiada lagi derai tawa, tiada lagi teman bersenda. Pemergianmu tiada terduga, menghadapnya Tuhan Maha Pencipta. Begitulah kehidupkan, kan bertemu penghiran perjalananmu. Mengharap reto diiringi harumat serta kayi doa. Allah ma'afirullah, warhamuh, wa'afihi wa'afu'an. Ya Allah, ampunkanlah dosa-dosanya, dan berrahmatilah ruh. Sungguh di batasi alam yang berbeza, angin bertasbih di antara nisan di pusara. Takdir dan ketentuan pun berbicara, memisahkan, mengasingkan jasad dan nyawa. Tiada lagi derai tawa, tiada lagi teman bersenda. Pemergianmu tiada terduga, menghadapnya Tuhan Maha Pencipta. Kelahiran, kematian, disertai dengan tangisan, ujung hayatnya seorang insan. Berakhir di suatu persyarat.