Skip to main content
Tragedi Taif (feat. UNIC) (Live in Concert) cover art

Tragedi Taif (feat. UNIC) (Live in Concert)

by Inteam

Album: Nasheeds

Duration: 6:18

Maqam: SabaGenre: nasheed, madih, ilahiYear: 2021Type: nasheedComposer: Manis Helma

Story & Cultural Context

This live performance commemorates the 20th anniversary of Inteam and features UNIC, revisiting a classic track that depicts the Prophet Muhammad's (PBUH) difficult journey and perseverance in the city of Taif. The 'Singles 2026' album title refers to a digital compilation project leading up to…

← Browse
Tragedi Taif (feat. UNIC) (Live in Concert)

Tragedi Taif (feat. UNIC) (Live in Concert)

Nasheeds 6:18 2021
AI-Enriched95%
MaqamSaba
Instruments
percussionstringspianoduff

Credits

ComposerManis Helma
LyricistIto Lara
ArrangementInteam
ProducerInteam Records
LabelInteam Records

Story & Cultural Context

This live performance commemorates the 20th anniversary of Inteam and features UNIC, revisiting a classic track that depicts the Prophet Muhammad's (PBUH) difficult journey and perseverance in the…

Titles in Other Languages

العربيةمأساة الطائف
EnglishTragedy of Taif

Lyrics

Sayu jiwamu mengenang umatmu menentang kehadiranmu Mengalir darah dari tubuhmu terluka dilontar batu Berkatalah malaikat kepadamu, mohonlah dari Tuhanmu Agar bisa ditimpakan mereka gunung sebagai balasan Lantas kau menadah kedua tangan, menunakan dengan penuh harapan Agar diberi hidayah dan keampunan, bukanlah azab siksaan Ya Nabi, Ya Rasul, Ya Habibullah Sungguhkanmu tiada terdia, ketua dan mutah kenal putus asa Kasihkanmu tiada taranya, walau hati dan jasadmu terluka Berkat dari doa yang tulus suci, pengasihan dari seorang Nabi Penghuni taib generasi yang kini, dilimpahi nur hidayah ilahi Sayu jiwamu mengenang umatmu menentang kehadiranmu Mengalir darah dari tubuhmu terluka dilontar batu Berkatalah malaikat kepadamu, mohonlah dari Tuhanmu Agar bisa ditimpakan mereka gunung sebagai balasan Lantas kau menadah kedua tangan, menunakan dengan penuh harapan Agar diberi hidayah dan keampunan, bukanlah azab siksaan Ya Nabi, Ya Rasul, Ya Habibullah Sungguhkanmu tiada terdia, ketua dan mutah kenal putus asa Kasihkanmu tiada taranya, walau hati dan jasadmu terluka Berkat dari doa yang tulus suci, pengasihan dari seorang Nabi Penghuni taib generasi yang kini, dilimpahi nur hidayah ilahi Jadikanlah penewaan, syarat dalam perujana Keikhlasan dan kesabaran, mahar yang dipertaruhkan Jadikanlah penewaan, syarat dalam perujana Kita sebagai insan, hanyalah mengusahakan Terima kasih. Gitulah, hebatnya akhlak seorang Nabi Rasulullah SAW Apabila ditawarkan untuk ditimpakan gunung sebagai balasan kepada umatnya yang tidak mahu mengikut ajarannya Tetapi baginda Rasulullah SAW bahkan mendoakan mereka untuk mendapat hidayah daripada Allah SWT Yang menarik juga dalam hujung lagu ini, kita hanya mengusahakan nanti jahnya Allah Begitulah dalam usaha kita untuk menyebarkan dakwah kebaikan Kadang-kadang kita rasa putus asa, orang tak nak terima apa yang kita suruh Kita contoh bagaimana Rasulullah SAW, kita usahakan sahaja tapi hidayah itu milik Allah SWT Allah yang akan menentukannya insyaAllah Saya teringat dalam peristiwa Taif ini, seorang ulama pernah menukilkan sesuatu perkara yang perlu kita renung bersama Bagaimana kehebatan Rasulullah SAW kasih sayangnya kepada kita Kalau kita kenang pada hari ini, ada tak kalau seseorang itu menyayangi seseorang Dia akan sayang contohnya saya sayang Bazli, mungkin ayah dia, mungkin datuk sahaja, ataupun anak ataupun cucu sahaja Tapi Rasulullah SAW ketika peristiwa Taif itu, menyayangi generasi itu hingga sampai hari kiamat Sebab itulah baginda tidak mendoakan, tidak menerima pelawaan ataupun tawaran malaikat yang ingin memusnahkan mereka Tapi mendoakan seluruh orang Taif sampai ke hari ini disayangi oleh Rasulullah SAW Terima kasih.