Skip to main content
Akhil Hayy - Hawa Nafsu cover art

Akhil Hayy - Hawa Nafsu

by Inteam

Album: Nasheeds

Duration: 3:49

Maqam: NahawandGenre: nasheed, munshidYear: 2020Type: nasheedComposer: Manis Helma

Story & Cultural Context

Originally a hit by the group In-Team in the early 2000s, this version is a re-recording/collaboration featuring the original singer Akhil Hayy. The song serves as a spiritual reminder regarding the internal struggle against one's ego and worldly desires (Nafsu).

← Browse
Akhil Hayy - Hawa Nafsu

Akhil Hayy - Hawa Nafsu

Nasheeds 3:49 2020
AI-Enriched95%
MaqamNahawand
Instruments
percussionstringspianoduff

Credits

ComposerManis Helma
LyricistManis Helma
ArrangementInteam
ProducerInteam Records
LabelInteam Records

Story & Cultural Context

Originally a hit by the group In-Team in the early 2000s, this version is a re-recording/collaboration featuring the original singer Akhil Hayy. The song serves as a spiritual reminder regarding the…

Titles in Other Languages

العربيةهوى النفس
EnglishDesires of the Soul

Lyrics

Tawa dan nafsu jangan dituru, merana badan penuh sesalan, sebelum hanyut baiklah sur, ingat kembali ke pangkal jalan. Tawa dan nafsu jangan dituru, merana badan penuh sesalan, sebelum hanyut baiklah sur, ingat kembali ke pangkal jalan.

Bila nafsu tidak dibatas, ia kan kembang beranak pinak, ingatlah bahwa kerbau yang lepas, asal mulanya binatang jinak. Jangan diturut kehendak nafsu, ujung jalannya penuh bencana, ingatlah anda di suatu waktu, setiap diri akan ditanya. Tawa dan nafsu jangan dituru, merana badan penuh sesalan, sebelum hanyut baiklah sur, ingat kembali ke pangkal jalan.

Tawa dan nafsu tak pernah puas, ia loh sama singan ditambah, bila dilepas bertambah boas, akhirnya sukar dapat dihempat. Jangan diturut kehendak nafsu, ujung jalannya penuh bencana, ingatlah anda di suatu waktu, setiap diri akan ditanya. Tawa dan nafsu jangan dituru, merana badan penuh sesalan, sebelum hanyut baiklah sur, ingat kembali ke pangkal jalan. Tawa dan nafsu jangan dituru, merana badan penuh sesalan, sebelum hanyut baiklah sur, ingat kembali ke pangkal jalan.