Skip to main content
RABBANI • Mana Milik Kita cover art

RABBANI • Mana Milik Kita

by Inteam

Album: Nasheeds

Duration: 4:58

Maqam: NahawandGenre: nasheed, madih, munshidYear: 2020Type: nasheedComposer: B.Nury

Story & Cultural Context

This track is a collaborative tribute and remake of the classic Rabbani song, released to honor the legacy of the late Ustaz Asri Ibrahim. It serves as a spiritual reminder that everything in existence belongs to Allah, emphasizing humility and the temporary nature of worldly possessions.

← Browse
RABBANI • Mana Milik Kita

RABBANI • Mana Milik Kita

Nasheeds 4:58 2020
AI-Enriched95%
MaqamNahawand
Instruments
percussionstringspianovocal

Credits

ComposerB.Nury
LyricistB.Nury
ArrangementChaan
ProducerInteam Records
LabelInteam Records

Story & Cultural Context

This track is a collaborative tribute and remake of the classic Rabbani song, released to honor the legacy of the late Ustaz Asri Ibrahim. It serves as a spiritual reminder that everything in…

Titles in Other Languages

العربيةماذا نملك
EnglishWhat Do We Own

Lyrics

Mana milik kita, tidak ada milik kita, semua yang ada Allah yang punya, tidak ada kita punya, kita hanya mengusahakan saja. Apa yang kita dapat Allah sudah sediakannya. Kita Allah punya, bumi langit ciptaannya, miliklah apa saja, tidak terlepas dari ciptaannya. Mana kita punya, tidak ada kepunyaan kita, kita hanya mengusahakan apa yang telah ada. Mana milik kita, tidak ada milik kita, semua yang ada Allah yang punya, tidak ada kita punya, kita hanya mengusahakan saja. Apa yang kita dapat Allah sudah sediakannya. Mengapa kita sombong memiliki Allah punya? Mengapa tidak malu kepada Allah yang empunya? Patut bersyukur kepada Allah yang memberi segalanya. Malulah kepada Allah, kerana milik ia punya. Janganlah berbangga apa yang ada pada kita. Kalau Allah tidak beri, kita tidak punya apa-apa. Janganlah mengungkit-ungkit jasa kita, jasa kita di sisinya, yang sebenarnya Allah punya. Marilah kita bersyukur, bukan berbangga. Bersyukur kepada Allah, bukan mengungkit jasa. Gunakanlah nimat Allah itu untuk hikmat kepadanya. Selepas itu lupakan saja, agar tidak mengungkit-ungkitnya. Mana milik kita, tidak ada milik kita. Semua yang ada Allah yang punya, tidak ada kita punya. Kita hanya mengusahakan saja. Apa yang kita dapat Allah sudah sediakannya.