Skip to main content
Senandung Anak Pejuang cover art

Senandung Anak Pejuang

by Inteam

Album: Nasheeds

Duration: 5:17

Maqam: NahawandGenre: nasheed, munshid, ilahiYear: 2024Type: nasheedComposer: Syah Inteam

Story & Cultural Context

This track is a medley of two classic Inteam songs, 'Adikku Sayang' and 'Senandung Anak Pejuang', re-recorded as part of the 'Senandung Anak Pejuang' project. It serves as a tribute to the resilience of children in conflict zones, specifically dedicated to the struggle and spirit of the Palestinian…

← Browse
Senandung Anak Pejuang

Senandung Anak Pejuang

Nasheeds 5:17 2024
AI-Enriched95%
MaqamNahawand
Instruments
vocal-onlypercussionstringspiano

Credits

ComposerSyah Inteam
LyricistLukhman S
ArrangementSyah Inteam
ProducerInteam Records
LabelInteam Records

Story & Cultural Context

This track is a medley of two classic Inteam songs, 'Adikku Sayang' and 'Senandung Anak Pejuang', re-recorded as part of the 'Senandung Anak Pejuang' project. It serves as a tribute to the resilience…

Titles in Other Languages

EnglishMy Dear Sibling & Song of the Warrior's Child

Lyrics

Pada kema nisan sekuntum senyuman, pada kelunakan tutur perkataan, ada terlukis warna kerinduan terkenang ayah jauh di rantawan. Ayah selalu tiada di sisi, tinggalkan ibu menjaga kami. Terkadang tiada kabar berita namun ibu tak pernah berduga. Sesekali hati rasa cemburu melihat teman semuanya berayah, bermanja bermesra kasih berpadu, hidup gembira tiada gundah. Tidak tertahan menanggung rasa kepada ibu segera bertanya, kemanakah ayah sekian lama ingat kini belum menjelma. Ibu tersenyum di dalam sayu, senyum nyata wartia dah indah. Mungkin batinya berlagu sendu bila anak rindukan ayah. Tidak pemujuh ibu berperih, tutur nya lembut menyusun kata. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Allah... Allah... Sesekali hati rasa cemburu melihat teman semuanya berayah, bermanja bermesra kasih berpadu, hidup gembira tiada gundah. Tidak tertahan menanggung rasa kepada ibu segera bertanya, kemanakah ayah sekian lama ingat kini belum menjelma. Ibu tersenyum di dalam sayu, senyum nyata wartia dah indah. Mungkin batinya berlagu sendu bila anak rindukan ayah. Tidak pemujuh ibu berperih, tutur nya lembut menyusun kata. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Allah... Allah... Allah... Allah... Allah... Allah... Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah