Maqam: NahawandGenre: nasheed, munshid, ilahiYear: 2024Type: nasheedComposer: Syah Inteam
Story & Cultural Context
This track is a medley of two classic Inteam songs, 'Adikku Sayang' and 'Senandung Anak Pejuang', re-recorded as part of the 'Senandung Anak Pejuang' project. It serves as a tribute to the resilience of children in conflict zones, specifically dedicated to the struggle and spirit of the Palestinian…
← Browse

AI-Enriched95%
Credits
ComposerSyah Inteam
LyricistLukhman S
ArrangementSyah Inteam
ProducerInteam Records
LabelInteam Records
Featured Artists
Syah Inteam
Story & Cultural Context
This track is a medley of two classic Inteam songs, 'Adikku Sayang' and 'Senandung Anak Pejuang', re-recorded as part of the 'Senandung Anak Pejuang' project. It serves as a tribute to the resilience…
Titles in Other Languages
EnglishMy Dear Sibling & Song of the Warrior's Child
Lyrics
Pada kema nisan sekuntum senyuman, pada kelunakan tutur perkataan, ada terlukis warna kerinduan terkenang ayah jauh di rantawan. Ayah selalu tiada di sisi, tinggalkan ibu menjaga kami. Terkadang tiada kabar berita namun ibu tak pernah berduga. Sesekali hati rasa cemburu melihat teman semuanya berayah, bermanja bermesra kasih berpadu, hidup gembira tiada gundah. Tidak tertahan menanggung rasa kepada ibu segera bertanya, kemanakah ayah sekian lama ingat kini belum menjelma. Ibu tersenyum di dalam sayu, senyum nyata wartia dah indah. Mungkin batinya berlagu sendu bila anak rindukan ayah. Tidak pemujuh ibu berperih, tutur nya lembut menyusun kata. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Allah... Allah... Sesekali hati rasa cemburu melihat teman semuanya berayah, bermanja bermesra kasih berpadu, hidup gembira tiada gundah. Tidak tertahan menanggung rasa kepada ibu segera bertanya, kemanakah ayah sekian lama ingat kini belum menjelma. Ibu tersenyum di dalam sayu, senyum nyata wartia dah indah. Mungkin batinya berlagu sendu bila anak rindukan ayah. Tidak pemujuh ibu berperih, tutur nya lembut menyusun kata. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Allah... Allah... Allah... Allah... Allah... Allah... Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah pergi menampur bakti, membelah agama nusa dan bangsa. Ayah
