
Maqam: NahawandGenre: nasheed, sholawat, religious-popYear: 2024Type: nasheedComposer: H. Rhoma Irama
Story & Cultural Context
A cover of the classic religious song originally popularized by Rhoma Irama. The lyrics reflect on repentance and human vulnerability before God, symbolized by the 'Red Prayer Mat' (Sejadah Merah).
← Browse

About this recordingAuto-generated
MaqamNahawand
Genre
nasheedNasheed · Arabic نشيدA devotional Islamic song. Traditionally sung by voice or with a frame drum; many modern ones add instruments.Browse →Glossary →sholawatSholawat · Indonesian / Malay from Arabic صلواتIndonesian and Malay sung blessings on the Prophet ﷺ.Browse →Glossary →religious-pop
Instruments
pianostringspercussionacoustic-guitar
Credits
ComposerH. Rhoma Irama
LyricistH. Rhoma Irama
ArrangementAmir
ProducerNissa Sabyan
LabelMilana Musik Nusantara
Story & Cultural Context
A cover of the classic religious song originally popularized by Rhoma Irama. The lyrics reflect on repentance and human vulnerability before God, symbolized by the 'Red Prayer Mat' (Sejadah Merah).
Titles in Other Languages
العربيةسجادة حمراء
EnglishRed Prayer Mat
Lyrics
Dulu waktu aku masih bersamanya Dialah yang aku cinta, dialah yang aku puja Ku diberi tanda mata sajadah merah Katanya agar aku rajin ibadat Sayang kisahku denganmu hanya sekejap saja Dia menikah dengan pilihan ayahnya Walau harus menderita, namun ku tetap berdoa Semoga dia yang ku cinta berbahagia Merana kini aku memang merana Tapi pantang bagiku untuk berputus asa Ku sadari cinta tak harus memiliki Karena jodoh rezeki mati, oh takdir ilahi Tinggalah kini hanya sajadah merah Kawan setia dalam ibadat Dulu waktu aku masih bersamanya Dialah yang aku cinta, dialah yang aku puja Ku diberi tanda mata sajadah merah Katanya agar aku rajin ibadat Merana kini aku memang merana Tapi pantang bagiku untuk berputus asa Ku sadari cinta tak harus memiliki Karena jodoh rezeki mati, oh takdir ilahi Tinggalah kini hanya sajadah merah Kawan setia dalam ibadat Dulu waktu aku masih bersamanya Dialah yang aku cinta, dialah yang aku puja Ku diberi tanda mata sajadah merah Katanya agar aku rajin ibadat