Skip to main content
Lika Liku Hidup cover art

Lika Liku Hidup

by Ai Khodijah

Album: Nasheeds

Duration: 5:34

Maqam: NahawandGenre: nasheed, sholawat, religious popYear: 2024Type: nasheedComposer: H. Rhoma Irama

Story & Cultural Context

This track is a religious cover of a classic Indonesian song originally popularized by Rhoma Irama, reimagined with Ai Khodijah's signature sholawat style. The lyrics reflect on the ups and downs of life and the importance of spiritual resilience and faith in God's plan.

← Browse
Lika Liku Hidup

Lika Liku Hidup

Nasheeds 5:34 2024
AI-Enriched90%
MaqamNahawand
Instruments
stringspercussionkeyboardvocal

Credits

ComposerH. Rhoma Irama
LyricistH. Rhoma Irama
ArrangementNaufal Azrin
ProducerMilana Musik Nusantara
LabelMilana Musik Nusantara

Story & Cultural Context

This track is a religious cover of a classic Indonesian song originally popularized by Rhoma Irama, reimagined with Ai Khodijah's signature sholawat style. The lyrics reflect on the ups and downs of…

Titles in Other Languages

EnglishThe Twists and Turns of Life

Lyrics

Lika liku hidup di jaman sekarang, hidup maunya insan, akhirat dilupakan, yang haram dihalalkan, yang dilarang diterjang, sungguh sayang disayang oh manusia. Mengejar dunia, ria dan kesombongan, banyak manusia yang melupakan Tuhan, yang haram dihalalkan, yang dilarang diterjang, sungguh sayang disayang oh manusia. Takutlah kepada Allah sebelum berbuat dosa, segeralah bertobatlah, memohon ampun padanya, Allah yang maha pengasih, Allah yang maha penyayang, taatilah perintahnya, jauhilah larangannya. Lika liku hidup di jaman sekarang, hidup maunya insan, akhirat dilupakan, yang haram dihalalkan, yang dilarang diterjang, sungguh sayang disayang oh manusia. Takutlah kepada Allah sebelum berbuat dosa, segeralah bertobatlah, memohon ampun padanya, Allah yang maha pengasih, Allah yang maha penyayang, taatilah perintahnya, jauhilah larangannya. Lika liku hidup di jaman sekarang, hidup maunya insan, akhirat dilupakan, yang haram dihalalkan, yang dilarang diterjang, sungguh sayang disayang oh manusia.